DARI UJUNG TIMUR PULAU MADURA

 DARI UJUNG TIMUR PULAU MADURA

 

Kepulauan Kangean merupakan gugusan pulau yang terdiri atas 60 pulau, terletak 120km (75mil) di sebelah utara pulau Bali, dan 120km di sebelah timur pulau Madura.Kepulauan kangean memiliki 3 Kecamatan diantaranya Kecamatan Arjasa, kecamatan Kangayan dan kecamatan Sapeken. Secara administratif Kepulauan Kangean ini termasuk dalam wilayah Kabupaten Sumenep, provinsi Jawa Timur.

 Kangean adalah kepulauan yang sangat minim dengan pendidikan,tapi bukan berarti masyarakat kangean tidak berpendidikan,yang di maksud saya adalah di sana Perguruan tinggi hanya ada 1, dan ketika kita lulus SMA/SMK/MA,kita sebagai anak kepulaun mulai kebingungan apakah kita mau lanjut kuluah atau tidak,dengan kondisi kangean yang seperti itu,disana hanya ada satu perguruan tinggi dengan jurusan yang begitu terbatas,jadi kami anak kepulauan kangean  agar bisa melanjutkan keperguruan tinggi kita terpaksa harus merantau kekota orang dan meninggalkan keluarga dan kampunghalaman demi meraih pendidikan yang lebih layak.

Agar sampai ke kota kita harus menyebrang laut dengan menaiki trasportasi laut selama 8 jam, 8 jam itu normalnya perjalanan, kalo cuaca buruk mungkin bisa berjam jam  dilautan,.sedikit saya akan menceritakan tentang perjalana  kami. waktu itu saya dan kawan-kawan akan berangkat ke kota untuk menempuh pendidikan perguruan tinggi, sore hari kapal akan diberangkatkan dari pelabuhan kangean - sumenep dan kapal yang kami naiki ialah kapal sumekar1, dengan bobot badan kapal yang tidak begitu besar, pada waktu itu cuaca lumayan buruk tapi karena sudah ada kesepakatan dari temen temen kami terpaksa berangkat walaupun ada sedikit ketakutan dari beberapa teman teman.

Serbong kapal telah berbunyi untuk ketiga kalinya,menandakan kapal akan segera di berangkatkan, kami pun sudah stembay di atas kapal sambil bercerita bercanda ria dengan hati bahagia karna kami akan menjadi mahasiswa/i. 2 jam sudah perjalan yang kami lalui dan hari pun berganti menjadi gelap.

Setelah sampai ditengah laut ombak dan badai menghantam kapal,dan kami pun mulai panik ketakutan yang tadinya bercanda ria kemudian suasana menjadi sunyi hanya desiran ombak dan tangisan yang kami dengar,pembicaran sudah tiada mungkin mereka semua khusyuk berdoa di dalam hati masing-masing,tidak ada yg bisa kami pandang selain kegelapan malam dan kecemasan para penumpang,saya pun tidak tahu harus melakukan apa selain melantunkan doa kepada tuhan memohon keselamat.

Jam sudah menunjukkan pukul 04.00 malampun sudah berlalu dan taklama kemudian kemerlap lampu kota sumenep sudah kelihatan tak lama lagi kita akan sampai kepelabuhan kalianget sumenep,kecemasan kami pun mulai redah serbong kapal sudah berbunyi menandakan kapal akan segera menyandar, Alhamdulillah kami semua selamat sampai tujuan  tak ada apa yang bisa kami ucapkan selain kata syukur kepada tuhan.yang maha kuasa.


Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

APLIKASI PENANGANAN COVID-19